| |
|
|
|
PAYMENT POINT
Kemudahan dalam melakukan pembayaran angsuran dapat dijadikan sebagai salah satu
pertimbangan bagi nasabah dalam memilih layanan kredit. Karena jika fasilitas pembayaran
tersebut masih kurang memadai atau tidak memudahkan nasabah, maka hal itu dapat
mengakibatkan masalah baru kepada nasabah.
PT. SFI sebagai perusahaan pembiayaan yang terkemuka, sangat memperhatikan fasilitas
pembayaran.
Saat ini, pembayaran angsuran dapat dilakukan di beberapa tempat berikut ini :
| 1. |
Kantor Cabang |
|
| 2. |
Kantor Perwakilan (RO / Representative Office) |
|
| 3. |
Kantor POS (yang on-line) |
|
| 4. |
DCS Mandiri |
|
| 5. |
Dealer yang ditunjuk oleh PT.SFI (biasa disebut dengan DCS atau POP*) |
|
|
| * |
DCS (Dealer Counter Service) atau POP (Point of
Payment) adalah unit kerja dalam kategori jaringan PT.SFI yang ditempatkan di Dealer resmi
Suzuki, dimana Dealer tersebut telah menjalin kerjasama dengan PT. SFI dan mempunyai surat
keputusan penempatan Man Power antara Kantor Cabang/RO dengan Dealer tersebut. |
|
|
| 6. |
ATM Permata, ATM Bersama, ATM berlogo ALTO atau PRIMA |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Kantor Pos Online |
|
|
Sejak November 2006 PT. Suzuki Finance Indonesia sudah bekerja sama dengan
Kantor Pos Online. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan nasabah dapat lebih mudah untuk
melakukan transaksi pembayaran angsuran.
Beberapa tahapan yang perlu diketahui nasabah dalam melakukan pembayaran angsuran di
Kantor Pos :
| a. |
Nasabah datang ke Kantor Pos Online terdekat
atau E-Mobile Pos yang ada (transaksi dapat dilakukan di seluruh Indonesia), untuk
melakukan pembayaran di loket yang tersedia. |
|
|
|
|
| b. |
Nasabah wajib menunjukkan kartu angsuran sebagai
informasi bagi pegawai Kantor Pos dalam melakukan proses inquery atau input transaksi
pembayaran. Nasabah yang tidak membawa kartu angsuran tidak akan dilayani, kecuali dapat
menyebutkan nomor kontrak dan jumlah angsuran dengan lengkap dan jelas. |
|
|
|
|
|
Contoh Kartu Angsuran : |
|
|
|
|
|
 |
|
|
|
|
| c. |
Setelah Petugas Kantor Pos mengetahui nomor
kontrak nasabah, maka petugas akan melakukan beberapa hal berikut ini :
| - |
Petugas Kantor Pos akan melakukan input nomor kontrak Nasabah berdasarkan
Kartu Angsuran yang diberikan oleh Nasabah. |
|
| - |
Petugas Kantor Pos akan menyebutkan data yang ditampilkan sistem ke
Nasabah. |
|
| - |
Jika data yang disebutkan Petugas sudah benar dan sesuai dengan kartu
angsuran, maka Petugas Kantor Pos akan |
|
|
memberitahukan besarnya jumlah tagihan yang harus dibayar oleh Nasabah. |
|
| - |
Besaran (rentang) nilai uang yang dapat dibayar oleh Nasabah adalah : |
|
|
| 1. |
Minimal pembayaran yang harus
dilakukan oleh Nasabah adalah sebesar angsuran per bulan |
| 2. |
Maksimal pembayaran Nasabah untuk
sekali input adalah angsuran ditambah denda yang terbentuk (jika ada denda) |
|
Note :
Jika Nasabah ingin melakukan transaksi lebih dari satu angsuran, maka petugas Kantor Pos
harus melakukan pengulangan input, dengan demikian bukti pembayaran yang diterima nasabah
lebih dari satu, sesuai dengan banyak angsuran yang dibayar pada saat itu. |
| 3. |
Pembayaran denda dapat dilakukan
secara partial atau kurang dari denda yang terbentuk. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| d. |
Setelah proses input selesai dilakukan, maka
petugas Kantor Pos akan melakukan proses cetak Resi atau bukti pembayaran. |
|
|
Berikut contoh dari Resi atau bukti pembayaran
melalui Kantor Pos :
|
|
|
 |
Note :
| - |
Nasabah wajib menyimpan Resi bukti |
|
pembayaran dengan baik |
|
|
| - |
Jika Nasabah menginginkan resi Kantor |
|
Pos ditukar dengan kwitansi kasir, maka hal tersebut dapat dilakukan
dengan syarat Nasabah wajib menyerahkan resi Kantor Pos ke cabang / RO dimana nantinya
resi tersebut disimpan oleh Teller sebagai bukti atas dicetaknya kwitansi kasir tersebut. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
NOTE :
Transaksi yang dilakukan oleh Nasabah di Kantor Pos, secara otomatis akan langsung
memotong AR (hutang) Nasabah yang bersangkutan di sistem SFI (real time online). |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Transaksi melalui Mesin EDC |
|
|
Pada bulan April 2008, PT.SFI melakukan pengembangan fasilitas
pembayaran melalui mesin EDC yang dipergunakan Counter Service SFI yang berada di Dealer
(DCS / POP), sehingga transaksi yang dilakukan oleh nasabah di Dealer terkait dapat
tercatat secara real-time ke sistem SFI. |
|
|
|
|
|
Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh nasabah berkaitan
dengan pembayaran melalui mesin EDC yang ada di Dealer (DCS / POP) atau DCS Mandiri : |
|
|
| a. |
Mesin EDC hanya bisa membaca nomor kontrak Nasabah. |
|
|
Oleh karena itu, untuk memperlancar proses pembayaran angsuran, Nasabah
sebaiknya membawa kartu angsuran atau harus mengingat nomor kontrak dan jumlah
angsurannya. Apabila belum mempunyai kartu angsuran, maka nasabah dapat memperolehnya di
Kantor Cabang terkait. |
|
| b. |
Minimal transaksi di EDC adalah Rp. 50.000,- |
|
| c. |
Struk transaksi EDC akan tercetak dua kali, satu struk dengan keterangan
Merchant Copy dan struk yang lainnya tercetak dengan |
|
|
Customer Copy. |
|
| d. |
Petugas SFI memberikan paraf dan stempel pada struk dengan keterangan
Customer Copy dan memberikan struk pada Nasabah. |
|
|
Berikut contoh struk transaksi yang tercetak dari Mesin EDC : |
|
|
|
|
|
 |
|
|
|
|
| e. |
Nasabah memberikan paraf pada struk dengan keterangan Merchant Copy lalu
menyerahkan struk tersebut ke Petugas SFI |
|
| f. |
Untuk transaksi yang dilakukan melalui EDC akan langsung terupdate ke
sistem (Real time online). |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Informasi penting yang harus diperhatikan Nasabah untuk
kelancaran pembayaran angsuran : |
|
|
| - |
Setiap akan melakukan transaksi pembayaran,
Nasabah diwajibkan untuk membawa kartu angsuran atau mengingat nomor kontrak dan jumlah
angsurannya, hal ini disarankan agar tidak terjadi kesalahan input nomor kontrak oleh
petugas. |
| - |
Jika Nasabah masih belum mendapatkan kartu
angsuran, maka Nasabah dapat mendatangi Kantor Cabang untuk memperoleh kartu |
|
angsuran. |
| - |
Setiap melakukan transaksi, Nasabah harus
mendapatkan bukti pembayaran yang sah dan harus disimpan, untuk memudahkan pengambilan
BPKB pada akhir tenor. |
| - |
PT. SFI tidak mengakui pembayaran yang dilakukan
dengan menggunakan kwitansi pasar. |
| - |
Contoh Bukti Pembayaran yang sah dari PT.SFI
dapat dilihat di Kantor Cabang atau jaringan (networking) PT. SFI atau melalui brosur |
|
yang didistribusikan oleh Cabang SFI. |
|
|
|
|
|
|
Transaksi melalui ATM Permata, ATM Bersama, ATM berlogo ALTO atau PRIMA |
|
|
Sejak bulan April 2011 PT. SUZUKI Finance Indonesia (SFI) sudah menambahkan fasilitas pembayaran melalui ATM Permata, ATM Bersama, ATM berlogo ALTO, atau PRIMA.
Penambahan fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan kepada Nasabah untuk melakukan pembayaran melalui ATM dengan jaringan tersebut, dimanapun dan kapanpun.
Konsep pembayaran yang disetting melalui ATM Permata, ATM Bersama, ATM Berlogo ALTO atau PRIMA adalah konsep Virtual Account.
Berikut Langkah-Langkah Pembayaran melalui ATM Bank Permata dengan menggunakan Kartu ATM Bank Permata :
| 1. |
Masukkan Kartu ke mesin ATM |
| 2. |
Pilih Bahasa |
| 3. |
Masukkan nomor PIN (Personal Identification Number) |
| 4. |
Pilih menu Transaksi Lainnya |
| 5. |
Pilih menu Pembayaran |
| 6. |
Pilih menu Pembayaran Lainnya |
| 7. |
Pilih menu Virtual Account |
| 8. |
Masukkan nomor ID Virtual Account + Nomor Kontrak |
|
Contoh : 8961001050000107 |
| 9. |
Muncul tampilan komfirmasi (Pembayaran PT. Suzuki Finance Indonesia, Nomor Virtual Account, Nama dan Jumlah Tagihan) |
| 10. |
Masukkan Jumlah Pembayaran |
| 11. |
Pilih "Cancel" jika pembayaran tidak jadi dilakukan |
| 12. |
Pilih "Ya" jika jadi melakukan pembayaran dan bukti transaksi akan dicetak |
|
|
Berikut Langkah-langkah Pembayaran melalui ATM Bersama, ATM Berlogo ALTO atau PRIMA dengan menggunakan kartu ATM dari Bnak selain dari Bank Permata :
| 1. |
Masukkan Kartu ke mesin ATM |
| 2. |
Masukkan nomor PIN (Personal Identification Number) |
| 3. |
Pilih menu Transfer |
| 4. |
Pilih menu Transfer antar Bank (Pilih kode transfer Bank Permata yaitu : 013) |
| 5. |
Ketik "013 + 896 + Nomor Kontrak" |
|
Contoh : 013861001050000107 |
| 6. |
Muncul Nama Nasabah |
| 7. |
Masukkan Jumlah Pembayaran |
| 8. |
Pilih "Cancel" jika pembayaran tidak jadi dilakukan |
| 9. |
Pilih "Ya" jika jadi melakukan pembayaran dan bukti transaksi akan dicetak |
|
|
MEKANISME TRANSAKSI MELALUI VIRTUAL ACCOUNT
| 1. |
Nasabah bisa datang ke Kantor Cabang Bank Permata / ATM Bank Permata / ATM Bersama / ATM Berloo ALTO atau ATM berlogo PRIMA |
| 2. |
Untuk proses pembayaran di Teller atau Kantor Bank Permata, maka Nasabah menyebutkan nomor kontrak kepada Petugas/Teller Bank Permata |
| 3. |
Detail Proses Pembayaran : |
| |
3.1 |
Detail Proses Pembayaran Melalui Jaringan ATM Bank Permata |
|
|
3.1.1 |
Masukkan Kartu ke mesin ATM |
|
|
3.1.2 |
Pilih Bahasa |
|
|
3.1.3 |
Masukkan nomor PIN (Personal Identification Number> |
|
|
3.1.4 |
Pilih menu Transaksi Lainnya |
|
|
3.1.5 |
Pilih menu Pembayaran |
|
|
3.1.6 |
Pilih menu Pembayaran Lainnya |
|
|
3.1.7 |
Pilih menu Virtual Account |
|
|
3.1.8 |
Masukkan nomor ID Virtual Account + Nomor Kontrak |
|
|
|
Contoh : 8961001050000107 |
|
|
3.1.9 |
Muncul tampilan konfirmasi (Pembayaran PT. Suzuki Finance Indonesia, Nomor Nomor Virtual Account, Nama dan Jumlah Tagihan) |
|
|
3.1.10 |
Masukkan Jumlah Pembayaran |
|
|
3.1.11 |
Pilih "Cancel" jika pembayaran tidak jadi dilakukan |
|
|
3.1.12 |
Pilih "Ya" jika jadi melakukan pembayaran dan struk bukti transaksi akan tercetak |
|
|
|
|
| |
3.2 |
Detail Proses Pembayaran Melalui Jaringan ATM Bersama, ATM Berlogo ALTO dan ATM berlogo PRIMA |
|
|
3.2.1 |
Masukkan Kartu ke mesin ATM |
|
|
3.2.2 |
Masukkan nomor PIN (Personal Identification Number |
|
|
3.2.3 |
Pilih menu Transfer |
|
|
3.2.4 |
Pilih menu Transfer antar Bank (Pilih kode transfer Bank Permata yaitu : 013) |
|
|
3.2.5 |
Ketik "013 + 896 + Nomor Kontrak |
|
|
|
Contoh : 0138961001050000107 |
|
|
3.2.6 |
Muncul nama Nasabah |
|
|
3.2.7 |
Masukkan jumlah pembayaran |
|
|
3.2.8 |
Pilih "Cancel" jika pembayaran tidak jadi dilakukan |
|
|
3.2.9 |
Pilih "Ya" jika jadi melakukan pembayaran dan struk bukti transaksi akan tercetak |
|
|
|
|
| |
Berikut contoh struk transaksi yang dilakukan melalui ATM Bank Permata, ATM Bersama, ALTO dan PRIMA |

Struk transaksi pembayaran yang dilakukan dengan menggunakan
Kartu ATM Bank Permata dan di ATM Bank Permata

Struk transaksi yang dilakukan melalui ATM Bank Permata, namun menggunakan Kartu ATM dari Bank yang berbeda.

Struk transaksi pembayaran yang dilakukan melalui ATM Bersama, ATM Berlogo ALTO dan ATM Berlogo PRIMA dengan menggunakan Kartu ATM dari Bank yang bekerja sama dengan ketiga Jaringan tersebut diatas
|